Telur

MAKALAH KELOMPOK

TUGAS MATA KULIAH PENGETAHUAN BAHAN PANGAN (2012)

Nurul Azizah, Betty Ayu Noviani, Stevia Tafdhila Ramadhani

Prodi Pendidikan Teknik Boga S-1 R 2011 PTBB FT UNY

BAB II

PEMBAHASAN

 eggs_brownshell_252

Unduh Pdf. Telur

Link Terkait kunjungi http://rumahkusorgaku.wordpress.com/2008/04/25/anatomi-telur-ayam/

  1. A.    Pengertian

Telur adalah salah satu bahan makanan hewani yang dikonsumsi selain daging, ikan, dan susu. Umumnya telur yang dikonsumsi berasal dari jenis-jenis burung, seperti ayam, bebek, dan angsa, akan tetapi telur-telur yang lebih kecil seperti telur ikan kadang juga digunakan sebagai campuran dalam hidangan (kaviar). Selain itu dikonsumsi pula juga telur yang berukuran besar seperti telur burung unta (Kasuari) ataupun sedang, misalnya telur penyu.

Sebagian besar produk telur ayam ditujukan untuk dikonsumsi orang tidak disterilkan, mengingat ayam petelur yang menghasilkannya tidak didampingi oleh ayam pejantan. Telur yang disterilkan dapat pula dipesan dan dimakan sebagaimana telur-telur yang tidak disterilkan, dengan sedikit perbedaan kandungan nutrisi. Telur yang disterilkan tidak akan mengandung embrio yang telah berkembang, sebagaimana lemari pendingin mencegah pertumbuhan sel-sel dalam telur.

Telur merupakan hasil sekresi organ reproduksi ternak unggas yang berguna untuk meneruskan kehidupan/perkembangbiakan.  Oleh karenanya telur merupakan mata rantai yang esensial dalam siklus reproduksi kehidupan hewan.  Oleh karena itu telur bangsa burung lebih besar daripada telur mamalia karena telur burung harus mengandung makanan untuk perkembangan embrio yang tidak berada  di dalam tubuh induknya.  Hal ini berbeda dengan kebanyakan mamalia yang perkembangan embrionalnya terjadi di dalam tubuh induk dan mendapatkan makanan langsung dari induknya setelah implantasi sampai siap lahir.  Embrio burung lebih tergantung pada zat-zat makanan telur sampai beberapa saat setelah menetas daripada bayi mamalia yang sudah bisa bergantung pada zat-zat makanan susu induknya disamping juga mempunyai zat-zat makanan dalam hati dan jaringan tubuh yang lain.

Dengan demikian telur burung merupakan suatu sel reproduktif yang paling kompleks.  Telur yang telah dibuahi oleh sel kelamin jantan (mengalami fertilisasi) disebut telur fertil, yang secara komersial sering disebut telur tetas.

Dalam perkembangannya  telur yang pada awalnya merupakan sel reproduktif,  oleh manusia telah dimanfaatkan  sebagai bahan pangan.   Pemanfaatan telur sebagai bahan pangan telah dimulai sejak jaman purbakala.  Orang-orang primitif mengambil telur-telur burung liar dari sarangnya untuk dimakan.

Hewan unggas betina domestik dapat bertelur secara terus-menerus tanpa kawin ataupun tanpa adanya rangsangan dari unggas jantan.  Fenomena biologis ini telah dimanfaatkan manusia secara menguntungkan dalam memproduksi telur infertil untuk konsumsi manusia.

Peranan telur dalam kehidupan sehari-hari tampak semakin penting.  Hal ini disebabkan antara lain harga telur yang relatif murah sehingga terjangkau oleh daya beli masyarakat, disamping dengan semakin timbulnya kesadara masyarakat akan pentingnya gizi terutama protein hewani.

Informasi lainnya pada telur :

1.     Komposisi Fisik Telur

a)     Struktur telur

Struktur telur secara terperinci dapat dibagi menjadi :

1)     Kerabang telur dengan permukaan agak berbintik-bintik.  Kerabang telur merupakan pembungkus telur yang paling tebal, bersifat keras dan kaku.  Pada kerabang terdapat pori-pori yang berfungsi untuk pertukaran gas.  Pada permukaan luar kerabang terdapat lapisan kutikula, yang merupakan pembungkus telur paling luar.

2)     Selaput kerabang luar dan dalam.  Selaput kerabang dalam lebih tipis dari selaput kerabang luar dan keduanya mempunyai ketebalan 0,01 – 0,02 mm.  Pada ujung telur yang tumpul, kedua selaput terpisah dan membentuk rongga.

3)     Albumen (putih telur)  terdiri dari 4 lapisan, paling dalam lapisan tipis dan encer atau lapisan chalaziferous (lapisan 4), lapisan ini berhubungan langsung dengan selaput vitelina; lapisan luar yang tipis dan encer (lapisan 3) yang mengelilingi lapisan kental (lapisan 2).  Paling luar adalah lapisan tipis dan encer (lapisan 1).

4)     Struktur keruh berserat yang terdapat pada kedua ujung kuning telur yang disebut khalaza dan berfungsi memantapkan posisi kuning telur.

5)     Kuning telur yang terdiri dari latebra, diskus terminalis, cincin/lingkaran konsentris dengan warna gelap dan terang, dan dikelilingi oleh selaput vitelina.

 

b)     Yolk (kuning telur)

 

Yolk menyusun 30 – 33% berat telur.  Yolk berbentuk hampir bulat, berwarna kuning sampai jingga tua dan terletak di pusat telur.  Bahan yang memberi warna yolk adalah xanthofil, suatu pigmen carotenoid yang diturunkan dari pakan.  Yolk terdiri dari latebra, germinal disc (blastoderm = bintik pusat), lapisan konsentris terang dan gelap, vitellin membrane (membran vitelin) yang membungkus yolk, bersifat halus, elastis dan berkilau.

Pada telur infertil, germinal disc tampak sebagai spot (bintik kecil) bentuk tak teratur, berwarna pucat dan terletak pada permukaan yolk.

Tabel  8.   Persentase komponen penyusun yolk

Komponen yolk                       Berat (gram)                          Berat (%)

Keseluruhan                            18,70                                       100,00

Air                                             9,10                                       48,70

Bahan padat                              9,60                                       51,30

1.  Bahan organik                     9,40                                       50,20

a.  protein                      3,10                                       16,60

b.  lipida                        6,10                                       23,60

c.  karbohidrat               0,20                                         1,00

2.  Bahan anorganik                0,20                                          1,10

Sumber : Romanoff dan Romanoff, 1963.

 

c)   Albumen

Albumen menyusun kira-kira 60% dari berat telur total.  Albumen terdiri dari 4 fraksi : lapisan chalaziferous (lapisan kental dalam), lapisan kental encer dalam (inner thin layer), lapisan kental luar (firm gel-like layer) dan lapisan encer luar (outer thin layer).  Albumen biasanya berwarna sedikit kehijauan yang disebabkan oleh riboflavin (vitamin B2).

Albumen tersusun atas sebagian besar air.  Komponen utama bahan organik dalam albumen adalah protein.  Komponen lain yaitu karbohidrat dan mineral, sedangkan lipida sangat sedikit bahkan dapat dianggap tidak ada.

d)   Shell Membrane (Membrane Kulit Telur)

Membrane kulit telur terdiri dari dua lapisan, yaitu membrane kulit telur dalam dan membrane kulit telur luar yang masing-masing tersusun oleh 2 atau 3 lapis anyaman serabut protein yang tidak teratur.  Serabut-serabut tersebut disatukan oleh suatu bahan albuminous cementing untuk membentuk membran tipis, kuat, melekat erat dan bersama-sama membatasi cangkang di sebelah dalam dan melekat erat padanya.  Membran dalam lebih tipis daripada membrane luar.  Tebal keseluruhan 0,01 – 0,02 mm.  Kedua membran merupakan barisan pertahanan terhadap masuknya mikroorganisme, tetapi ini bukan berarti tidak dapat dilewati mikroorganisme atau gas.  Hal ini disebabkan oleh adanya pori-pori yang halus.  Lewatnya gas-gas dan cairan melalui membrane terutama terjadi karena osmose dan difusi.  Menbran tampak berwarna putih seperti kapur, tetapi ada beberapa yang agak pink (jambon) karena adanya pigmen poryphyrin dalam jumlah yang sngat kecil.

e)   Shell (cangkang) 

Cangkang merupakan lapisan berkapur (calcareous) yang menyusun 9 – 12 % berat telur total.  Cangkang terdiri dari bahan organik yang berupa kerangka dari serabut-serabut yang teranyam halus dan granula-granula serta substansi interstitial yang tersusun dari campuran garam-garam organik.  Cangkang tersusun kira-kira 94% kalsium karbonat, 1% magnesium karbonat, 1% kalsium fosfat dan 4% bahan organik terutama protein.

f)    Bentuk telur

Berdasarkan bentuknya telur dibedakan menjadi 5 (lima) macam, yaitu :

  1. Biconical, adalah telur yang kedua ujungnya runcing seperti kerucut.
  2. Conical, adalah yang salah satu ujungnya runcing seperti kerucut.
  3. Elliptical, adalah bentuk telur yang menyerupai elip.
  4. Oval, adalah bentuk telur yang menyerupai oval, dan ini merupakan bentuk yang paling baik.
  5. Spherical, adalah bentuk telur yang hampir bulat.

Faktor yang mempengaruhi bentuk telur yaitu : genetik dan umur induk.  Induk yang baru mulai bertelur bentuk telur yang dihasilakn cenderung runcing, memanjang; sedangkan induk yang semakin tua menghasilkan telur yang semakin ke arah bulat bentuknya.

g)   Berat telur

Telur berdasarkan beratnya, dibagi menjadi kelompok, yaitu :

No.                       Kelompok                               Berat per butir (gram)

1.              Jumbo                                     Lebih dari 65

2.              Extra large                              60 – 65

3.              Large                                       55 – 60

4.              Medium                                  50 – 55

5.              Small                                      45 – 50

6.              Peewee                                    kurang dari 45

2.     Komposisi Kimia Telur

Telur tersusun atas sebagian besar air.  Bahan padat terdiri atas bahan organik yaitu protein, lipida dan karbohidrat, sedangkan bahan anorganik tersusun atas mineral (abu).  Bagian terbesar dari isi telur adalah air (75% dari berat telur).  Selanjutnya diikuti bahan organik, yang terdiri atas protein dan lipida, masing-masing terdapat sekitar 12% dan karbohidrat dalam jumlah kecil, yaitu 1%.  Bahan anorganik terdapat sekitar 1% dari berat isi telur.

Tabel 9.  Rata-rata komposisi kimia telur (%)

Komponen telur          Protein            Lipida             Karbohidrat    Abu/Mineral

Albumen                      9,7 – 10,6        0,03                 0,4 – 0,9          0,5 – 0,6

Yolk                             15,7 – 16,6      31,8 – 35,5      0,2 – 1,0          1,1

Telur utuh                   12,8 – 13,4      10,5 – 11,8      0,8 – 1,0          0,8 – 1,0

Sumber : Stadelman dan Cotterill, 1995

a)   Protein

Protein telur dikenal sebagai protein seimbang (balanced protein) dan mengandung semua asam amino esensial bagi pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh manusia.  Asam amino telur berada dalam keseimbangan yang baik bagi kebutuhan protein manusia.  Perhatian penting lain dari protein telur dalam nutrisi manusia adalah kandungan metionin yang luar biasa tingginya.  Asam amino esensial ini kurang atau dijumpai dalam jumlah yang sangat rendah dalam serealia (Stevenson dan Miller, 1962).  Dua butir telur bisa menyediakan 35 – 121 persen dari kebutuhan asam amino esensial per hari.

b)     Lemak

Lemak telur mudah dicerna dan merupakan  sumber energi bagi tubuh.  Telur kaya akan asam lemak esensial terutama asam oleat.  Lemaknya mengandung asam lemak tak jenuh dengan proporsi yang tinggi.  Seluruh lemak yang terdapat dalam telur terletak dalam yolk.

c)     Karbohidrat

Telur mengandung relatif sedikit karbohidrat, terdapat kira-kira 0,5 gram dan hampir 75% karbohidrat terdapat dalam albumen.  Karbohidrat dalam telur terdapat dalam bentuk bebas dan terkombinasi dengan protein atau lemak.  Karbohidrat bebas dalam telur adalah glukosa, sedang karbohidrat terkombinasi adalah mannosa dan galaktosa.  Karbohidrat terkombinasi terdapat pada fosfoprotein, fosfolipida dan cerebrosida dalam yolk, sedang pada albumen terdapat  dalam glikoprotein sederhjana yang ada dalam albumen yaitu ovoconalbumin.

d)   Vitamin

Telur mengandung hampir semua vitamin yang telah teridentifikasi, kecuali vitamin C (ascorbic acid).  Telur merupakan sumber vitamin A, D, B1 dan riboflavin.  Walaupun lebih dari setengah kandungan riboflavin telur terdapat dalam putih telur, kebanyakan vitamin lainnya terdapat dalam putih telur.  Yolk merupakan sumber vitamin A yang paling berharga karena hanya lemak susu, hati dan telur yang mengandung vitamin ini dalam keadan pre-formednya.  Yolk juga mengandung jumlah yang beragam dari pigmen karoten kuning, yang bisa sebagian atau seluruhnya dikonversikan ke vitamin A oleh tubuh manusia.

Vitamin D juga terdapat dalam yolk.  Vitamin D merupakan zat gizi esensial bagi absorbsi dan metabolisme kalsium dan fosforus.  Vitamin B12 merupakan vitamin yang dipercaya hanya ada dalam pangan hewani, termasuk juga di dalam telur.  Walaupun jumlah vitamin B12 dalam sebutir telur relatif kecil dan variabel (0,028 mg/butir), tetapi keberadaannya memberikan faktor dalam nilai biologis yang tinggi pada protein telur.  Hal ini disebabkan karena dipercayai bahwa ada interrelationship antara vitamin B12 dan metabolisme asam amino.

e)   Mineral

Telur merupakan sumber Fe dan fosfor yang baik.  Sebagian besar Fe terdapat dalam yolk (kuning telur).  Mineral penting lainnya yang dapat disuplai dari telur adalah Sodium (Na), Potassium, Sulfur (S), Chlorine (Cl), magnesium (mg) dan Manganese (Mn).  Mineral telur dengan mudah digunakan dalam nutrisi manusia.  Persentase mineral yang ada mungkin tidak setinggi pangan lain, tetapi karena keberadaan itu lebih mudah diabsorbsi saluran pencernaan, telur sebenarnya merupakan sumber yang baik.


 

f)    Pigmen pada telur

Substansi pigmen terdapat pada semua bagian telur, tetapi masing-masing sifat kimianya sangat berbeda.  Pigmen dalam telur paling banyak terdapat pada yolk yaitu 0,4 mg, sedang pada albumen 0,03 mg, dan pada bagian yang lain dari telur hanya dalam jumlah sedikit.

Yolk merupakan bagian telur yang banyak mengandung pigmen, yaitu 0,02%.  Pigmen yolk diklasifikasikan menjadi dua yaitu lipochrome dan liochrome.  Albumen hanya mengandung 1 pigmen dimana pigmen tersebut larut dalam air yaitu ovoflavin.  Ovoflavin dalam albumen terdapat kira-kira 0,017 mg.   Selaput kerabang kadang-kadang terlihat berwarna agak pink (merah muda), hal ini karena adanya pigmen porphyrin.

Warna dari kerabang telur terdiri atas merah-coklat, biru-hijau dan puith.  Pigmen yang memberi warna merah-coklat pada kerabang adalah oophorphyrin.   Oophorphyrin ini juga terdapat pada kerabang putih, tetapi pada saat telur ditelurkan pigmen tersebut segera rusak karena kena sinar matahari, sedang oocyan adalah pigmen pada kerabang yang berwarna biru-kehijauan.

3.   Pengujian Kualitas Telur

Dalam penentuan kualitas telur, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan.  Pada dasarnya ada dua cara penentuan kualitas telur yaitu penentuan kualitas telur secara eksterior dan penentuan secara interior.

a)       Penentuan kualitas telur secara eksterior

Dalam penentuan kualitas telur secara eksterior, beberapa faktor yang perlu diperhatikan adalah :

  1. Bentuk telur

Untuk menentukan bentuk telur, sebelumnya harus diketahui bentuk telur yang ideal.  Hal ini dapat dibantu dengan penentuan indeks bentuk telur (ayam) yang normal adalah 74.

Lebar telur

Indeks telur =                                    X 100%

Panjang telur

  1. Berat telur

Berat telur dikelompokkan seperti pada Tabel    di atas.

  1. Keadaan kerabang

USDA Egg Grading Manual telah membuat klasifikasi kualitas telur berdasar bentuk dan tekstur kerabang menjadi tiga, sebagai berikut :

  1. Normal, yaitu kerabang telur memiliki bentuk normal, termasuk tekstur dan kekuatan kerabang.  Pada kerabang tidak ada bagian yang kasar, sehingga tidak berpengaruh pada bentuk, tekstur dan kekuatan dari kerabang.
  2. Sedikit normal, yaitu pada kerabang telur ada bagian yang bentuknya tidak/kurang beraturan.  Pada kerabang ada bagian yang sedikit kasar, tetapi tidak terdapat bercak-bercak.
  3. Abnormal, yaitu bentuk kerabang tidak normal, tekstur kasar, terdapat bercak-bercak atau bagian yang kasar pada kerabang.

Secara terperinci, kualitas telur secara eksterior dibagi menjadi 4  yaitu : AA (baik sekali), A (baik), B (sedang), C (rendah).

Kualitas

Item                 AA                       A                        B                         C

Kerabang        Bersih             Bersih             Kotoran 1/32-1/16      Kotoran>16

Tidak pecah    Tidak pecah    Tidak pecah            Tidak pecah

Bentuk telur    Normal            Normal            Kadang tidak           Kadang tidak

normal                      normal

Dalam penentuan kualitas telur, kekuatan kerabang merupakan salah satu pertimbangan ekonomi dalam industri.  Hal ini dapat dilakukan tebal kerabang.  Tebal kerabang minimal 0,33 mm adalah cukup baik atau dapat dikatakan telur tersebut cukup kuat kerabangnya.

b)      Penentuan kualitas telur secara interior

Penampakan luar tidak bisa menjadi indikasi yang akurat terhadap apa yang dijumpai di dalam cangkang.  Oleh karena itu untuk mengukur kualitas interior dilakukan dengan candling (peneropongan) dan pemecahan telur.

  1. Candling (peneropongan)

Candling yang akurat paling baik dikerjakan di dalam ruangan gelap dengan pengaturan arah sinar lampu melewati telur ke pemirsa.  Karakter-karakter yang diamati adalah cangkang, rongga udara, yolk, albumen dan blastoderm.  Dengan candling memungkinkan untuk mendeteksi retak-retak pada cangkang, ukuran rongga udara, ukuran dan mobolitas yolk, blood spot, meat spot, cacat-cacat mikrobiologis dan germinasi (ada tidaknya perkembangan embrio).

Telur yang bercangkang tipis, sangat berpori-pori atau retak dengan mudah terdeteksi.  Dengan candling, rogga udara dapat terlihat dengan jelas.  Rongga udara biasanya terletak di ujung telur yang tumpul (besar).  Rongga udara yang besar merupakan indikasi lamanya umur telur dan lemahnya membran kulit telur atau karena penanganan yang kasar.  Sedangkan rongga udara yang bergerak bebas pada beberapa bagian telur adalah akibat pecahnya membran kulit telur dalam.

Dengan candling, yolk telur segar tidak dapat terlihat dengan jelas, tetapi yang terlihat hanya bayangannya yang kabur (tidak jelas).  Pada telur yang kualitasnya lebih rendah, yolk tampak bergerak lebih bebas dan bayangannya lebih gelap karena yolk terapung lebih dekat dengan cangkang.  Perbedaan dalam penampakan ini lebih banyak disebabkan karena perubahan yolkAlbumen telur yang berkualitas baik adalah kental dan jernih.  Karena kentalnya albumen, yolk tidak bisa bergerak bebas di dalamnya.

Selama penyimpanan, albumen secara bertahap menipis, lemah dan tampak berair sehingga memungkinkan yolk bergerak jika telur diputar.  Sebagai akibatnya yolk mengapung dekat dengan cangkang yang tampak sebagai bayangan gelap, oleh karenanya tampak lebih jelas dalam candling.  Telur yang berkualitas tinggi harus tidak menunjukkan adanya perkembangan embrio yang nyata.  Makin besar perkembangan embrio, makin rendah kualitas telur.

  1. Dengan pemecahan
    1. Kondisi albumen

Penentuan kualitas albumen dapat ditentukan dengan indeks putih telur dan dengan nilai Haugh Unit.

Tinggi putih telur kental

Albumen indeks =

Rerata diameter putih telur kental

Pada telur yang baru ditelurkan, nilai indeks puith telur bervariasi bervariasi antara 0,050 dan 0,174 walaupun secara normal kisarannya 0,090 dan 0,120.

Haugh Unit =  100 log (T + 7,57 – 1,7 B 0,37)

Dimana T adalah tinggi puith telur kental (mm)

B adalah berat telur utuh (gram)

  1. Kondisi yolk

Karakteristik yang menentukan kualitas yolk adalah warna dari yolk, bentuk yolk dan kekuatan selaput yang membungkus yolk.  Untuk menentukan warna dari yolk, dapat diukur dengan menggunakan standar warna kuning telur dari Roche yang memiliki 15 seri warna dari yolk.  Pengukuran warna kuning telur ini perlu dilakukan untuk menunjukkan pigmentasi pada yolk.  Bentuk yolk dinyatakan dengan perbandingan antara tinggi dan lebar yolk yang dinyatakan dengan indeks yolk.  Indeks yolk yang baik berkisar antara 0,42 sampai 0,40.  Kemampuan yolk untuk tetap utuh selama pemecahan telur menunjukkan fungsi kekuatan selaput vitelina.

Tinggi kuning telur

 Yolk Indeks =

Diameter kuning telur

  1. B.    Kegunaan
  2. Membantu meningkatkan performa
    Telur merupakan makanan yang memiliki indeks kepuasan tertinggi atau membuat perut lebih lama merasakan kenyang. Satu butir telur berukuran besar mengandung 6 gram protein berkualitas dan berbagai jenis nutrien, kecuali vitamin C. Itu sebabnya, kombinasi antara telur, buah, serta gandum utuh merupakan makanan yang tepat untuk menghadapi “persaingan” di siang hari.
  3. Membantu mengatasi kekurangan zat besi
    Orang yang mengalami defisiensi zat besi skala ringan seringkali merasa mudah lelah, sakit kepala, serta mudah marah. Zat besi merupakan pembawa oksigen dalam sirkulasi darah dan memegang peran penting dalam daya tahan tubuh, metabolisme energi, dan fungsi penting lainnya. Zat besi yang terdapat dalam kuning telur merupakan zat besi yang siap diserap dan digunakan dibanding dengan zat besi yang terdapat dalam suplemen.
  4. Memenuhi kebutuhan nutrien
    Sebuah studi antara konsumsi telur dan makanan non telur mengungkapkan bahwa mereka yang mengonsumsi diet tanpa telur akan kekurangan vitamin A, E, dan B12. Dari sebutir telur kita akan mendapatkan 10-20 persen folat dan 20-30 persen vitamin A, E, dan B12.
  5. Telur tak meningkatkan kolesterol
    Pada tahun 1990-an telur mendapat reputasi yang buruk karena kandungan kolesterol dalam kuning telur mencapai 210 mg. Belakangan, berbagai penelitian dengan jelas membuktikan bahwa tidak ada kaitan antara konsumsi telur dengan penyakit jantung koroner. Yang membuat kolesterol naik bukanlah telur, tetapi makanan yang tinggi lemak, terutama lemak jenuh dan trans fat. Telur adalah sumber protein yang murah dan mudah dicerna.
  6. Membantu mengurangi berat badan
    Beberapa penelitian menunjukkan, sarapan dengan telur akan membuat perut terasa lebih kenyang. Hal ini akan membuat orang yang kegemukan tidak mudah merasa lapar sehingga membantu mengurangi program penurunan berat badan. Keunggulan lain dari telur adalah mudah diolah menjadi berbagai jenis sajian.

Kegunaan lainnya pada telur :

Telur ayam adalah jenis telur yang paling umum dimakan dan sangat bernutrisi.

Telur adalah sumber protein berkualitas tinggi (yang mengandung semua essential amino acids untuk manusia), vitamin dan mineral, termasuk vitamin A, riboflavin, folic acid, vitamin B6, vitamin B12, choline, iron, calcium, phosphorus dan potassium.

Telur juga adalah salah satu sumber makanan dari protein komplet yang lebih murah. Di dalam satu butir telur berukuran besar, diperkirakan mengandung 7 gram protein.

Beberapa manfaat telur untuk kesehatan, antara lain:

  1. Meningkatkan konsentrasi. Nutrisi yang baik akan mempengaruhi kemampuan anak untuk belajar. Penelitian menunjukkan bahwa menu sarapan yang seimbang bisa meningkatkan kemamuan anak untuk:
  • Berkonsentrasi dan memperhatikan.
  • Berhitung dan membaca
  • Bertingkah laku.
  • Meningkatkan nilai ujian.

Memulai hari dengan menu sarapan yang sehat dan menyertakan telur akan memberikan anda dan keluarga anda sebuah awal yang bernutrisi untuk memulai hari. Ini karena hampir semua nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh anda bisa anda dapatkan dalam sebutir telur.

  1. Mengatur berat badan: Protein di dalam telur bisa membantu anda menurunkan berat badan dengan cara mengontrol tingkat penyerapan kalori oleh tubuh anda. Saat ingin mengatur berat badan, pilihlah makanan yang memberikan jumlah nutrisi maksimum dengan jumlah kalori yang minimum.

Telur punya nilai nutrisi yang sangat tinggi bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan.

  1. Perkembangan otak: Telur memberikan kita kekuatan otak.Choline, sebuah zat yang diterdapat di dalam kuning telur, memicu perkembangan dan fungsi otak. Karena zat ini diperlukan untuk mempertahankan kesehatan, namun tidak diproduksi oleh tubuh dalam jumlah yang cukup, berarti supply yang kontinyu harus disediakan oleh menu diet kita. Dua butir telur berukuran besar akan memberikan jumlah choline yang cuku untuk ukuran orang dewasa.
  2. Melindungi penglihatan: Telur membantu mata agar tetap sehat.

Lutein dan zeaxanthin adalah antioxidant yang ditemukan dalam putih telur, dan dipercaya mampu melindungi mata dari kerusakan akibat radiasi ultraviolet dari sinar matahari. Penelitian menunjukkan bahwa zat antioxidant ini mungkin sangat penting untuk mengurangi resiko yang berhubungan dengan age-related macular degeneration (penyebab utama dari kebutaan pada orang yang berusia 65 tahun keatas) juga katarak.

  1. Sumber energi: Menyertakan telur yang kaya akan protein ke dalam makanan dan cemilan, akan membantu anda untuk mempertahankan tingkat energi, mengatasi rasa lapar, dan membentuk kebiasaan untuk memilih cemilan yang sehat. Telur membantu tubuh anda untuk mengontrol tingkat penyerapan energi (kalori) yang di dapat dari makanan. Telur adalah salah satu dari beberapa makanan yang dianggap memiliki protein lengkap. Protein lengkap mengandung 9 essential amino acids yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh.
  2. Meningkatkan profile kolesterol: Hasil penelitian bukan cuma telah menunjukkan bahwa teluh memberikan efek yang significant terhadap level kolesterol, namun juga hasil penelitian terakhir menyimpulkan bahwa satu butir telur utuh mungkin akan benar-benar memberikan peningkatan yang sigificant terhadap tingkat kolesterol, bahkan pada orang-orang yang kolesterolnya akan meningkat setelah memakan makanan yang banyak mengandung kolesterol.
  3. Membantu mencegah penggumpalan darah: Memakan telur mungkin bisa menurunkan resiko serangan jantung atau stroke, karena telur membantu mencegah pembekuan darah. Zat anti-clotting yang terdapat di dalam kuning telur akan menghalangi terjadinya pembekuan, tergantung dari jumlah dosis, semakin banyak kuning telur yang dimakan tinggi aksi pencegahannya.
  4. Masa kehamilan yang sehat: Choline adalah nutrisi penting yang berperan dalam perkembangan otak janin dan membantu mencegah birth defects. Dua butir telur menyediakan sekitar 250 miligram choline, atau setengah dari jumlah konsumsi harian yang direkomendasikan untuk wanita hamil dan menyusui.
  1. C.    Jenis

Semua unggas berkembang biak dengan cara bertelur. Ukuran telur tiap jenis unggas berbeda-beda. Semakin besar ukuran unggas, maka semakin besar pula ukuran telurnya. Komponen gizi yang terkandung pada masing-masing telur adalah sama, jumlahnya saja yang berbeda. Berikut beberapa jenis telur unggas yang ada dan tidak ada di pasaran Indonesia.

  1. Telur ayam negeri

Jenis telur ayam negeri biasa dikonsumsi oleh masyarakat, meskipun banyak jenis telur lain seperti telur bebek, telur angsa, atau telur burung puyuh yang juga dapat dikonsumsi. Suplai telur tidak ada jeda, rata-rata sekitar 1.000 triliun (1012) telur dikonsumsi setiap tahunnya. Setiap orang di planet ini mengonsumsi 200 butir telur tiap tahun. Telur ayam negeri memiliki berat sekitar 40-50 g dengan warna cangkang cokelat gelap hingga terang.

Penyajian: aplikasi penggunaan telur ayam negeri sangat banyak. Dapat digoreng atau direbus dengan berbagai model penyajian, dan dapat digunakan sebagai ingridien untuk baking.

  1. Telur ayam kampung

Telur ayam kampung memiliki ukuran yang lebih kecil dan warna yang lebih putih dari telur ayam negeri, harganya-pun lebih mahal. Telur ayam kampung masih banyak diminati selain telur ayam negeri dan dicitrakan sebagai telur yang lebih sehat, enak, dan segar.

Citra sehat melekat mungkin karena ayam kampung lebih banyak memperoleh pangan alami (Boga, 2006). Secara penampakan, kuning telur ayam kampung terlihat lebih kuning (kuning keemasan/oranye) bila dibandingkan dengan telur ayam negeri, hal ini sering dikait-kaitkan dengan kualitas kandungan gizi, khasiat, serta rasa yang lebih baik dari telur ayam kampung. Per 100 g telur ayam kampung mengandung 174 kalori, 10,8 g protein, 4,9 mg zat besi dan 61,5 g retinol.

Penyajian: sama dengan telur ayam negeri, telur ayam kampung dapat disajikan dengan berbagai metode seperti digoreng, atau direbus. Di Indonesia telur ayam kampung biasanya juga dikocok bersama jamu untuk minuman kesehatan.

  1. Telur puyuh

Telur burung puyuh termasuk yang unik bentuknya. Kecil, dengan permukaan berbintik, serta berlimpah vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk tubuh. Berat telur puyuh kira-kira 10 g nilai biologinya 3-4 kali lebih tinggi dari telur ayam. Mengandung 13% protein, 140 µg vitamin B1, serta vitamin A dan B2 yang jumlahnya 2 kali lebih banyak dari telur ayam. Kandungan Iron dan Potasiumnya juga 5 kali lebih banyak dari telur ayam.

Penyajian : direbus, digoreng, dan dipanggang. Cocok digunakan sebagai garnish.

  1. Telur bebek

Memiliki ukuran yang lebih besar dari telur ayam dan lebih kecil dari telur angsa. Telur bebek gurih, menyehatkan dan serba guna. Cangkangnya yang lebih tebal dibanding telur ayam, membuat daya simpan telur bebek sedikit lebih lama dari telur ayam yakni sekitar 6 minggu (suhu refrigerator). Persentase kuningnya lebih banyak dari putihnya. Apapun dapat dilakukan dengan telur bebek, sama seperti jika menggunakan telur ayam. Telur bebek lebih kental daripada telur ayam, jika dimasak dan matang, tekstur telur bebek agak kenyal. Telur bebek juga dapat digunakan sebagai ingridien dalam proses baking. Kandungan proteinnya yang tinggi, membuat cake yang menggunakan telur bebek mengembang sempurna. Kandungan lemaknya yang agak tinggi juga berkontribusi pada rasa dan warna pada produk. Cost production juga dapat ditekan jika menggunakan telur bebek, karena dua telur ayam dapat diganti dengan 1 telur bebek.

Telur bebek mengandung 130 Kalori, cukup tinggi bila dibandingkan dengan kalori sebuah telur ayam yang berukuran besar yakni 80 kalori. Satu telur bebek mengandung 205% kebutuhan gizi harian untuk kolesterol, dan 18% kebutuhan gizi harian protein. Setiap 100 g telur bebek mengandung vitamin B6, B12, dan A yang jumlahnya sama seperti telur ayam.

Penyajian: digoreng, direbus, dan diawetkan dengan metode pengasinan

  1. Telur angsa

Telur angsa ukurannya lebih besar dari telur bebek, berwarna putih bersih dengan flavor yang lebih kaya dari telur ayam. Telur angsa rebus memiliki
20 g protein, besi dan vitamin A. Kandungan kolesterol telur angsa sekitar 1227 mg, memenuhi 409% kebutuhan gizi harian untuk kolesterol. Di Indonesia sendiri, telur angsa lebih banyak dimanfaatkan cangkangnya untuk dibuat kerajinan.

Penyajian: direbus, dibuat omelet, cocok untuk membuat puding, sebagai lauk atau garnish pada nasi goreng.

  1. Telur burung unta

Telurnya diklaim sebagai telur terbesar di dunia unggas. Beratnya mencapai 1,4 kg dengan panjang 15 cm dan lebar 13 cm, 20-24 kali berat telur ayam. Dapat dengan mudah diolah menjadi berbagai hidangan. Cangkangnya sangat tebal, diperlukan bantuan palu untuk memecahnya. Berdasarkan pengalaman orang yang telah memasak menggunakan telur burung unta ini, konsistensi kuning dan putihnya agak encer, sehingga mudah untuk dikocok dan dicampur dengan bahan apapun. Cocok dihidangkan untuk menu scramble egg porsi 10 orang. Di Inggris permintaan akan telur burung unta terus melonjak. Salah satu supermarket di UK mengaku, permintaan naik hingga 573% dari tahun 2008. Di Indonesia sendiri, belum ada peternakan burung unta, jadi telur-nya tidak terlalu dikenal di Indonesia. Seorang penikmat telur burung unta berkata “tekstur telur dan flavornya lebih ringan dari telur ayam, ada sedikit rasa manis, dan sangat cocok untuk dimasak –culinary minded- dapat dijadikan ratusan meringues atau 20-30 soufle!” ujarnya.

Penyajian: digoreng, direbus, dan dipanggang.

  1. Telur burung gull

Gull atau seagull termasuk kedalam jenis burung, bersifat karnivora, dan banyak ditemukan di pantai pasifik, atlantik, dan danau-danau. Spesies paling eksis adalah great black head gull yang sekarang banyak diternakan di Eropa untuk diambil telurnya. Telur burung gull sangat jarang ditemukan, salah satu restoran di Inggris menyatakan bahwa hanya ada sekitar 40.000 telur burung gull setiap tahun yang dapat dijual, karena telur hanya dapat diperoleh diawal April hingga pertengahan Mei. “Telur burung gull sangat jarang dan hanya ada dimusim-musin tertentu. Telur memiliki rasa yang memikat, membuat sensasi rasa yang luar biasa pada omelet dan harganya sangat mahal,” cerita Ranald Macdonald dari Inggris, pemilik salah satu restoran yang menyajikan omelet dari telur burung gull.

Penyajian: digoreng, dibuat omelet yang dicampur dengan berbagai sayuran dan daging atau seafood, direbus, direbus dengan menggunakan air garam kemudian sajikan dengan olesan mustard atau mayonaise.

  1. Telur burung emu

Burung asli Australia, dengan karakteristik penampilan sama seperti burung unta. Keberadaannya mulai menghilang karena burung Emu banyak diburu dan dijadikan sumber pangan suku Aborigin Autralia, tetapi sekarang mulai kembali dibudidayakan untuk kepentingan ilmu pengetahuan. Telur burung Emu berwarna hijau gelap, cangkangnya tebal tetapi mudah dikupas. Panjangnya mencapai 134 mm dengan berat antara 700-900 gram, ekuivalent dengan 10-12 telur ayam. Warna kuning telurnya lebih pucat dan lebar, mengambil 45% dari volume telur dan flavornya kuat. Penyajian: digoreng, direbus, dan dipanggang.


 

  1. D.    Tanda Telur yang Baik

Untuk mendapatkan kualitas telur yang baik, pilih dan simpanlah telur dengan cara tepat berikut ini:

  1. 1.     Kebersihan cangkang.

Pilihlah telur yang cangkangnya bersih, mulus, tidak retak, dan warnanya cerah. Telur dengan ciri-ciri di atas biasanya masih baru dan segar. Warna cangkang telur yang kusam atau keruh, adn mulai timbul bintik-bintik hitam biasanya menandakan telur itu sudah lama karena sudah berjamur.

  1. 2.     Mengguncang telur.

Telur yang bagus tidak mengeluarkan suara saat diguncang. Artinya tidak ada bagian telur yang rusak (misalnya kuning telur yang pecah).

  1. 3.     Menyorot dengan lampu.

Saat disoroti lampu, telur yang bagus terlihat jernih dan terang.

  1. 4.     Masukkan ke dalam air.

Bila dimasukkan  ke dalam air, telur yang baik akan tenggelam.

  1. 5.     Bersihkan telur dengan cara yang tepat.

Jangan mencuci telur yang baru dibeli, sebab pencucian telur sebenarnya hanya akan mempercepat kerusakan. Bersihkan cangkang telur dari kotoran yang menempel dengan lap.

  1. 6.     Simpan di lemari es.

Letakkan telur di rak telur dalam kulkas. Posisi telur sebaiknya berdiri dengan bagian yang lebih lebar di bagian bawah. Cara ini menjaga posisi kuning telur tetap berada di tengah

  1. 7.     Jauhkan dari bahan makanan lain.

Kulit telur juga berpori-pori, karena itu hindari meletakkannya berdekatan dengan bahan masakan berbau tajam seperti jengkol. Kalau tidak begitu, jangan kaget jika olahan telur Anda berbau jengkol.

Dalam membeli telur ayam, telur bebek, telur puyuh, dan telur lainnya perlu memperhatikan cara pemilihan telur yang berkualitas baik, agar telur yang kita beli dari penjual telur bagus kondisinya, tahan lama, enak dilihat, bisa dimasak menjadi makanan enak dan lain-lain.

Beberapa kriteria telur dengan kualitas baik  diantaranya:

  1. Kondisi cangkang telur tidak retak
  2. Ukuran telur tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar
  3. Warna telur tidak pucat atau terlalu gelap
  4. Bersih dari berbagai kotoran ataupun noda
  5. Tekstur kulit telur halus mulus dan tidak kasar
  6. Tenggelam didalam air jika dimasukkan didalam air tidak terapung
  7. Apabila diteropong terlihat jernih dan kuning telur ada ditengah telur
  8. Baunya normal tidak berbau busuk
  9. Bentuk lonjong telur normal tidak bulat dan tidak ceper sekali
  10. Pilih yang dikemas dengan baik dan mengandung omega 3
  1. E.    Syarat Telur Layak Dikonsumsi

Berikut tip mengetahui kondisi telur, seperti diutarakan Desianto B. Utomo selaku Ketua Masyarakat Ilmu Perunggasan Indonesia kepada okezone usai Festival Ayam dan Telur di Parkir Timur Senayan, Jakarta, belum lama ini.

  1. 1.     Dengan wadah berisi air

Dalam menguji kualitas telur, Anda bisa menggunakan wadah yang telah diisi air. Teknik ini sebenarnya sering kali digunakan oleh orang-orang zaman dahulu.Bila telur mengambang ketika dicelupkan ke air, berarti telur sudah dalam kondisi tidak baik. Telur kualitas buruk mengambang lantaran sudah terdapat rongga udara di dalamnya.

  1. 2.     Dengan cara diputar

Teknik kedua untuk mengetahui kondisi telur adalah dengan cara diputar. Cara ini termasuk paling mudah dan tidak repot. Ambil telur lalu posisikan secara tegak (vertikal/lonjong ke atas) sebelum Anda memutarnya di tempat yang datar. Putar dengan kecepatan sedang. Usahakan saat diputar telur tetap tegak.

Tekan telur untuk menghentikannya. Cara menekannya tidak boleh terlalu keras, tapi juga jangan terlalu pelan. Usahakan tekan dengan cepat (jangan lebih dari 2 detik). Jika telur berhenti berputar, maka telur itu matang.

Jika telur kembali berputar, Anda harus menekannya lagi dengan cara yang sama. Jika masih berputar pelan, maka telur itu masih mentah.


 

  1. 3.     Dengan dikocok

Caranya, pegang telur dengan 3 jari, yaitu telunjuk, jari tengah, dan ibu jari. Lalu, kocoklah telur di dekat telinga Anda. Bila suaranya cukup terdengar, berarti albumen atau protein dalam telur sudah rusak karena tidak bisa lagi menahan kuning telur di dalam, dan itu akan terasa sekali di tangan.

Beberapa pertimbangan lainnya tentang telur yang layak dikonsumsi:

  1. Telur yang bagus mengeluarkan bau khas sementara telur yang sudah rusak baunya cenderung tidak sedap
  2. Jika tidak disimpan dengan baik dan benar, telur pastinya akan mudah rusak. Walhasil, ketika ingin digunakan, telur tersebut menjadi tidak layak untuk dikonsumsi.
  3.  Untuk yang sering mengkonsumsi telur, simak beberapa tips dari Shine yang bermanfaat dan bisa digunakan untuk membedakan telur layak pakai dengan yang rusak.
  4.  Pecahkan telur yang akan diolah, kemudian lihat bagian putih telur. Telur layak konsumsi memiliki warna putih, tetapi bila warnanya berubah merah jambu, telur sudah rusak.
  5.  Telur yang bagus mengeluarkan bau yang khas sementara bau telur yang sudah rusak cenderung tidak sedap karena sudah dipenuhi bakteri.
  6.  Pegang telur, lalu timbang-timbang dengan tangan. Bila terasa berat, telur tandanya sudah rusak.
  7.  Letakkan telur di atas meja. Putar dengan tangan, bila telur tidak bisa berputar sempurna, tandanya telur sudah rusak.
  8. 4.     Penyimpanan

Setelah memilih telur yang berkualitas, kunci lainnya adalah teknik menyimpan telur agar mendapatkan manfaat yang diinginkan.

Untuk penyimpanan, tempatkan telur pada suhu udara dingin, tapi bukan berarti telur bisa disimpan di freezer. Selama berada di lemari pendingin, telur akan akan tetap segar walaupun belum digunakan.

Agar telur bertahan lebih lama, bersihkan rak lemari pendingin setiap tiga hari. Lemari penyimpanan yang luput dari pembersihan, memudahkan munculnya bakteri yang bisa menempel di telur, yang pada akhirnya dapat merusak kualitas telur.

 

 

    


BAB III

PENUTUP

Alhamdulillahhirabbil’alamin, atas karunia dan rahmat  yang Allah berikan, penulis dapat menyelesaikan makalah mata kuliah Pendidikan Konsumen pada waktu yang telah ditentukan. Tentunya masih banyak kekurangan dalam penyusunannya.

Semoga dengan disusunnya makalah ini, dapat bermanfat kepada seluruh pembaca, agar dapat menambah pengetahuan tentang telur dan dapat di tularkan kepada masyarakat luas.

  1. A.    Kesimpulan

Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang dapat dengan mudah dijumpai di sekitar. Dengan kadar protein yang cukup tinggi, telur membutuhkan perlakuan yang khusus, untuk mendapatkan kualitas telur yang baik, pilih dan simpanlah telur dengan cara tepat berikut ini:

  1. 1.     Kebersihan cangkang.

Pilihlah telur yang cangkangnya bersih, mulus, tidak retak, dan warnanya cerah. Telur dengan ciri-ciri di atas biasanya masih baru dan segar. Warna cangkang telur yang kusam atau keruh, adn mulai timbul bintik-bintik hitam biasanya menandakan telur itu sudah lama karena sudah berjamur.

  1. 2.     Mengguncang telur.

Telur yang bagus tidak mengeluarkan suara saat diguncang. Artinya tidak ada bagian telur yang rusak (misalnya kuning telur yang pecah).

  1. 3.     Menyorot dengan lampu.

Saat disoroti lampu, telur yang bagus terlihat jernih dan terang.

  1. 4.     Masukkan ke dalam air.

Bila dimasukkan  ke dalam air, telur yang baik akan tenggelam.

  1. 5.     Bersihkan telur dengan cara yang tepat.

Jangan mencuci telur yang baru dibeli, sebab pencucian telur sebenarnya hanya akan mempercepat kerusakan. Bersihkan cangkang telur dari kotoran yang menempel dengan lap.

  1. 6.     Simpan di lemari es.

Letakkan telur di rak telur dalam kulkas. Posisi telur sebaiknya berdiri dengan bagian yang lebih lebar di bagian bawah. Cara ini menjaga posisi kuning telur tetap berada di tengah

  1. 7.     Jauhkan dari bahan makanan lain.

Kulit telur juga berpori-pori, karena itu hindari meletakkannya berdekatan dengan bahan masakan berbau tajam seperti jengkol. Kalau tidak begitu, jangan kaget jika olahan telur Anda berbau jengkol.

Sebagai konsumen, kita harus memperhatikan saat memilih telur, kriteria kualitas telur yang baik adalah sebagai berikut:

  1. Kondisi cangkang telur tidak retak
  2. Ukuran telur tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar
  3. Warna telur tidak pucat atau terlalu gelap
  4. Bersih dari berbagai kotoran ataupun noda
  5. Tekstur kulit telur halus mulus dan tidak kasar
  6. Tenggelam didalam air jika dimasukkan didalam air tidak terapung
  7. Apabila diteropong terlihat jernih dan kuning telur ada ditengah telur
  8. Baunya normal tidak berbau busuk
  9. Bentuk lonjong telur normal tidak bulat dan tidak ceper sekali
  10. Pilih yang dikemas dengan baik dan mengandung omega 3

 

  1. B.    Saran

Sebagai konsumen yang baik seharusnya kita dapat memilih telur yang baik, agar dalam proses jual beli tidak terjadi kasus penipuan maupun kekecewaan karena konsumen tidak tahu kalau ternyata telur yang dipilihnya tidak baik.

Daftar Pustaka

 

Majalah Sekar

———-, Cara Tepat Memilih Telur http://female.kompas.com/read/2010/06 /23/16030468/cara.tepat.memilih.telur diakses pada hari Jum’at, 4 Mei 2012 pukul 15.20 WIB

———–, Tips Memilih Telur http://organisasi.org/tips-cara-memilih-telur-telor-segar-untuk-kebutuhan-masak-di-dapur diakses pada hari Jum’at, 4 Mei 2012 pukul 15.34 WIB

 

———-, Telur staff.undip.ac.id/fp/heni_rizqiati/files/2010/07/pdtht-telur.doc diakses pada hari Jum’at, 4 Mei 2012 pukul 15.44

———-, 5 Kegunaan Telur Bagi Kesehatan Tubuh Sehat Kuat Langsing Pintar Buktikan?http://www.infogue.com/viewstory/2009/11/02/_sehat_5_kegunaan_telur_bagi_kesehatan_tubuh_sehat_kuat_langsing_pintar_buktikan_/?url=http://besteasyseo.blogspot.com/2009/11/manfaat-telur-tubuh-sehat-kuat-langsing.html diakses hari Senin tanggal 07 Mei 2012 pukul 09.55 WIB

———–, Kegunaan Telur http://kulinologi.biz/index1.php?view&id=905 diakses hari Senin tanggal 07 mei 2012 pukul 9.47 WIB

———–, Tips Mengenali Telur Layak Konsumsi  http://www.beritasatu.com/tips /29774-tips-mengenali-telur-layak-konsumsi.html diakses hari Jum’at tanggal 04 Mei 2012 pukul 9.59 WIB

————, Berbagai Jenis Telur Yang Layak Konsumsi http://www.kreasimarie .com/tips-marie/1619042012094435/berbagai-jenis-telur-yang-layak-konsumsi/ diakses hari Jum’at tanggal 04 Mei 2012 pukul 16.00 WIB

————, Cara Mengetahui Telur yang Baik http://worldbestlinks.blogspot.com /2011/10/3-cara-mengetahui-telur-yang-baik.html diakses hari Jumat tanggal 4 Mei 2012

2 thoughts on “Telur

  1. Laksmi Dharmayanti mengatakan:

    SAYA SUKA INFORMASI INI SANGAT MENUNJANG KARIR SAYA DIBIDANG BOGA INI SANGAT BAIK SAYA TOLONG BERITAHUKAN CARA MEN DOWLOAD LEMAK DAN MINYAK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s